SELAMAT DATANG

SELAMAT DATANG

Selasa, 24 Juni 2014

Teknik Pemasangan NGT



teknik pemasangan NGTPersiapan alat yang harus dilakukan dalamteknik pemasangan NGT:
  1. Selang NGT ukuran dewasa, anak –anak dan juga bayi sesuai kebutuhan pasien
  2. Handscun bersih
  3. Handuk kecil
  4. Perlak
  5. Bengkok
  6. Jelli atau lubricant
  7. spuit 50 cc – 100 cc
  8. Stetoskop
  9. Tongue spatel
  10. Plaster
  11. Pen light
  12. Gunting
  13. Klem
  14. Baskom berisi air
Persiapan lingkungan sebelum dilakukan tindakan pemasangan NGT
Dalam setiap tindakan, persiapan lingkungan seperti keadaan ruangan, dan privasi pasien harus dijaga. Selain itu hal yang tidak boleh terlupakan adalah menginformasikan kepada keluarga pasien atau bila pasien sadar kepada pasien sendiri mengenai tindakan yang akan dilakukan.

Teknik pemasangan NGT

Langkah –langkah dalam pemasangan NGT
  1. Siapkan peralatan di butuhkan seperti yang telah disebutkan diatas termasuk plester 3 untuk tanda, fiksasi di hidung dan leher dan juga ukuran selang NGT
  2. Setelah peralatan siap minta izin pada pasien untuk memasang NGT dan jelaskan pada pasien atau keluarganya tujuan pemasangan NGT tapi sebelumnya jangan lupa cuci tangan
  3. Setelah minta izin bawa peralatan di sebelah kanan pasien. Secara etika perawat saat memasang NGT berada di sebelah kanan pasien
  4. Cek kondisi lubang hidung pasien , perhatikan adanya sumbatan
  5. Untuk menentukan insersi NGT, instruksikan klien untuk rileks dan bernapas secara normal dengan menutup salah satu hidung.  Kemudia ulangi pada lubang hidung lainnya (bagi pasien sadar)
  6. Pakai handscun kemudian posisikan pasien dengan kepala hiper ekstensi
  7. Pasang handuk didada pasien untuk menjaga kebersihan kalau pasien muntah
  8. Letakkan bengkok di dekat pasien
  9. Ukur selang NGT yang akan dimasukan dengan menggunakan metode tradisional : Ukur jarak mulai dari puncak hidung ke telinga bagian bawah, kemudian dari telinga tadi ke prosesus xipoideus, atau metode Hanson: Mula-mula tandai 50 cm pada tube, kemudian lakukan pengukuran dengan metode tradisional.  Selang yang akan dimasukan pertengahan antara 50 cm dengan tanda tradisional
  10. Setelah selesai tandai selang dengan plaster untuk batas selang yang akan dimasukkan
  11. Olesi jelly pada NGT sepanjang 10-20 cm
  12. Instruksikan pada pasien bahwa selang akan dimasukan dan instruksikan pada pasien untuk mengatur posisi ekstensi
  13. Masukkan selang dengan pelan-pelan, jika sudah sampai epiglottis suruh pasien untuk menelan dan posisikan kepala pasien fleksi, setelah sampai batas plester cek apakah selang sudah benar-benar masuk dengan pen light jika ternyata masih di mulut tarik kembali selang dan pasang lagi
  14. Jika sudah masuk cek lagi apakah selang benar-benar masuk lambung atau trakea dengan memasukkan angin sekitar 5-10 cc dengan spuit. Kemudian dengarkan dengan stetoskop, bila ada suara angin berarti sudah benar masuk lambung. Kemuadian aspirasi kembali udara yang di masukkan tadi
  15. Jika sudah sampai lambung akan ada cairan lambung yang teraspirasi
  16. Kemudian fiksasi dengan plester pada hidung, setelah fiksasi lagi di leher. Jangan lupa mengklem ujung selang supaya udara tidak masuk
  17. Evaluasi pasien setelah terpasang NGT
  18. Setelah selesai rapikan peralatan dan permisi pada pasien atau keluarga.
  19. Cuci tangan
  20. Dokumentasikan hasil tindakan pada catatan perawatan
  21. Selang NGT maksimal dipasang 3 x 24 jam jika sudah mencapai waktu harus dilepas dan di pasang NGT yang baru.
  22. Langkah –langkah pemberian makanan cair lewat NGT
Dokumentasi
Catat hal-hal berikut pada lembar dokumentasi:
  • Tanggal dan waktu insersi slang
  • Warna dan jumlah drainase
  • Ukuran dan tipe slang
  • Toleransi klien terhadap prosedur

Bagimana cara memasukan makanan dalam selang NGT?

Makanan yang bisa di masukkan lewat NGT adalah makanan cair, caranya adalah sebagai berikut:
  • Siapakan spuit besar ukuran 50 cc
  • Siapakan makanan cairnnya ( susu, jus)
  • Pasang handuk di dada pasien dan siapkan bengkok
  • Masukkan ujung spuit pada selang NGT dan tetap jaga NGT supaya tidak kemasukan udara dengan mengklem.
  • Masukkan makanan cair pada spuit dan lepaskan klem, posisi spuit harus diatas supaya makanan cairnya bisa mengalir masuk ke lambung.
  • Jangan mendorong makanan dengan spuit karena bisa menambah tekanan lambung, biarkan makanan mengalir mengikuti gaya gravitasi
  • Makanan yang di masukkan max 200 cc, jadi jika spuitnya 50 cc maka bisa dilakukan 4 kali .
  • Apabila akan memasukkan makanan untuk yang kedua, jangan lupa mencuci dulu spuit. Jika sudah selesai aliri selang NGT dengan air supaya sisa-sisa makanan tidak mengendap di selang karena bisa mengundang bakteri.
  • Jika sudah rapikan peralatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar